Bebaskan Dirimu!
Aku menggoyangkan tubuhku dengan gerakan yang aneh.
Orang-orang
memandang aneh padaku. Tatapan mereka sinis dan tidak suka. Gayaku memang tidak
sama seperti kebanyakan orang, tetapi aku bahagia. Aku tidak sama dengan orang
lain. Jadi, dengan menggoyangkan tubuku dengan gerakan yang asal dan aneh, aku
sudah menjadi diriku sendiri. Bebas.
Aku
senang tidur larut malam. Membuang waktu hingga larut malam. Bangun siang. Tidak
melakukan apa-apa. Tapi, tidak ada apa-apa di otakku. Begitu kata mereka.
Aku
sering terlihat bersama pria. Kencan. Bercanda dan bergandengan dengan mereka.
Tapi, aku tidak bisa membuat mereka menjadi kekasihku. Setidaknya, itu yang
dikatakan orang. Sayangnya, itulah yang orang katakan tentangku.
Karena
orang yang senang memainkan peran mereka akan tetap bermain, bermain dan
bermain. Karena orang yang membenci akan terus membenci, membenci dan membenci.
Tapi, aku tetap membebaskan dirikku. Bergoyang. Berjoget. Berjelajah.
Aku
tidak pernah melewatkan irama dalam hidupku. Aku terus menerangi jalanku
sendiri dengan caraku sendiri. Sayangnya, itu yang tidak mereka lihat. Aku
menari sendirian. Aku membuat gerakan di setiap langkahku. Itulah yang mereka
tidak tahu. Karena aku terus melangkah. Bergoyang. Berjelajah.
Mereka
tidak suka dengan kekeraskepalaanku. Tidak menyukai apapun keputusanku. Apa
yang aku pikirkan. Ketidaksukaanku terhadap sikap-sikap mereka, tetapi aku tetap
bergoyang dan bergoyang seakan ada musik di dalam kepalaku, mengatakan bahwa
semua akan baik-baik saja. Aku tetap bergaul dengan siapapun yang kusukai.
Bergoyang. Berjoget dan berjelajah.
Para
pemeran akan tetap memainkan peran dan bermain. Para pembenci akan selalu penuh
dengan kebencian dan membenci. Tapi, aku tetap melepaskan diriku. Menjadi
diriku sendiri.
Orang
yang patah hati akan tetap patah hatinya dan sakit. Penipu akan terus menipu
dan menipu. Karena ketika mereka berpikir saat mereka semakin jatuh dan tahu
tentang para pembohong dan penipu jahat yang ada di dunia, bahwa mereka telah
jatuh hingga ke keadaan paling memuakkan
Mantan
temanku senang menunjukkan kebahagiaan mereka. Tapi, bagiku mereka tampak
sangat menyedihkan sedangkan aku terus bergoyang, berjoget dan berjelajah.
Betapa bahagianya mereka, menyenangkan dan tertawa senang satu sama lain, namun
aku tetap saja berjoget dengan gerakan
yang aneh.
Ketika mantan temanku berbicara
apapun tentangku. Membicarakanku. Mencibirku. Menyindirku. Mencemoohku. Apapun
yang mereka suka. Aku tetap diam dan bergoyang aneh di hadapan mereka.
Menunjukkan kepada mereka, bahwa aku sudah melepaskan diriku dari mereka semua.
Karena,
para pemeran akan terus memainkan peran mereka dan bermain. Orang-orang yang
senang pamer, akan terus berlagak dan pasang aksi. Para penggosip akan tetap
bergosip dan bergosip sesuka mereka.



Komentar
Posting Komentar