Workshop IRF 2013 # 3
Nah, besok harinya ada workshop keren loh. Creative Writing Class bersama Ahmad Fuadi. Bagaimana menulis ala Negeri 5 Menara. A. Fuadi juga berbagi pengalamannya dalam menulis, alasan mengapa dia menulis juga loh. Ada sesi foto-foto dan tanda tangan (sayang saya belum beli bukunya hehehe). Mau tahu kan materi yang dikasih oleh A. Fuadi? Silahkan dibaca yaaa...
Workshop “Creative Writing Class”
Oleh : Ahmad Fuadi
IRF 2013, 8 Desember di Museum
Mandiri
Menulis
itu…
-
Tekad
-
Teknis
Menulis
kreatif ala Negeri 5 Menara!
Bagaimana
menulis dapat mempengaruhi kehidupan?
Menulis
itu emiliki kekuatan yang luar biasa. Dengan menulis dapat memberikan semangat
dalam kehidupan kita. Kata itu lebih hebat dari peluru. Dapat menginformasikan,
menginspirasi dan menggerakan.
Semua
orang bisa menulis. Harus bisa menjadikan tulisannya sebagai misi dalam
kehidupannya. Dengan menulis dapat melintasi batas dunia. Dapat melihat sisi
dunia lain yang biasanya kita baca di buku.
Menulis
kreatif itu …
-
Jenisnya adalah fiksi.
-
Menulis tidak hanya menyampaikan
informasi tetapi emosi, pikiran, dan perasaan.
-
Tulisan yang baik akan tetap terjaga di
dunia. Tulisan tidak akan mati dan tua. Menulis untuk masa depan. Seumur hidup
dunia.
-
Tulisan bisa jadi apa saja. Bisa jadi
film, music, drama musical, dll.
Proses
menulis …
-
Dimulai dengan pertanyaan “WHY?”.
Kenapa? Alasan yang mendasari niat kita untuk menulis.
-
“WHAT?”. Apa? Apa yang akan kita tulis. Apa
yang bisa kita tulis. Apa yang bisa kita bagikan melalui tulisan. Apa yang kita
pedulikan sehingga kita bisa membaginya dengan tulisan. Tulislah apa yang kita
tahu, yang kita rasakan, yang kita pedulikan.
-
“HOW?”. Bagaimana? Cara untuk menulis
itu banyak. Ada berbagai teknik dan tips menulis. Tetapi, perlu juga dengan
membaca buku-buku lain. Dan, MENULISLAH!
a. Melakukan
riset.
b. Membongkar
diari, catatan tua/lama.
c. Jasa
orangtua, keluarga, kerabat.
d. Arsip
foto.
e. Baca
buku, kamus, thesaurus untuk memperkaya kata.
f. Belajar
menulis melalui buku yang bertemakan teknik menulis dan bagaimana menulis yang
baik.
-
“WHEN?” Kapan? Waktu yang baik dan tepat
untuk kita menulis. Lakukan segera. Jangan menunda tulisan. Tidak boleh
beralasan apapun. Menulis sebagai aktifitas dan rutinitas.
-
Menulis itu perlu story telling. Ada
karakter, konflik, tujuan dan perjuangan.
-
Novel atau tulisan itu seperti hidup
nyata.
-
Dua narasi novel :
a. Suspense
b. Misteri
-
Novel itu adalah proses dalam menuliskan
suatu kisah/perjuangan untuk mendapatkan
sesuatu. Tetapi dalam perjalannya terdapat segala macam tantangan.
-
Ada tokoh protagonist (tokoh utama dan
tokoh yang kita ikuti kisah dan perjalanannya)
-
Ada tokoh antagonis (tokoh yang menghalanginya)
-
Ada konflik
-
Ada plot
PLOT
-
Suatu narasi kejadian
-
Ada alur waktu
-
Memiliki sebab-akibat
-
Memiliki logika
Contoh
: Raja mangkat, lalu Ratu mangkat juga karena sedih.
Syarat
Plot :
-
Paling tidak ada 2 karakter
-
Protagonist : who the story?
-
Konflik
-
Resolusi konflik
Plot
klasik melalui 8 Fase :
-
Statis : kejadian umum dan normal yang
dilakukan oleh tokoh utama.
-
Trigger : terjadi sesuatu yang tidak
biasa.
-
Quest : membuat protagonist mencaritahu
dan memutuskan.
-
Surprise : tapi pencariannya tidak
mulus. Ada halangan.
-
Critical Choice : protagonist mengambil
keputusan penting.
-
Climax : ada konsekuensi dan akibat.
-
Reversal : hasil sebuah perubahan.
-
Resolution : sebuah perbaikan dan
perubahan untuk masa depan yang lebih baik. Ending.



Komentar
Posting Komentar